Bertemu Bidan Seluruh Indonesia

Bidan juga perlu perencanaan keuangan? Tentu saja! Bersama dengan Frisian Flag, tim AAM & Associates melakukan roadshow ke beberapa kota di Indonesia untuk berbagi cara-cara mengatur keuangan untuk para bidan, yang merupakan ujung tombak tenaga kesehatan di pelosok-pelosok Indonesia. Para bidan ini sangat berjasa bagi masyarakat sekitar mereka, namun masih banyak yang belum mengerti bagaimana cara mengatur keuangan, terutama untuk bisnis mereka.

Pada umumnya bidan terbagi dua, mereka yang berpraktek di klinik ataupun rumah sakit, dan mereka yang telah membuka klinik atau praktek sendiri, atau lebih sering disebut dengan BPM (Bidan Praktek Mandiri). Seorang bidan sebagai pemilik BPM adalah seorang business owner, dan business owner harus memikirkan tentang profit. Hal ini kadang luput dari pemikiran para bidan, karena pekerjaan mereka menuntut pengabdian ke masyarakat. Namun bagaimana pengabdian dapat berjalan jika tidak ada keuntungan yang dapat digunakan juga untuk memberi kenyamanan kepada pasien? Selain pengaturan keuangan untuk bidan, diajarkan juga bagaimana pasien dapat membayar biaya yang layak bagi pengabdian para bidan ini.

Selain itu, penting juga bagi business owner untuk memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis. Kesalahan yang sering terjadi adalah pembayaran yang diterima dari pasien masuk ke kantong pribadi, dan pembelian barang-barang kebutuhan untuk praktek dikeluarkan dari kantong pribadi, tidak ada pemisahan yang jelas. Cara seperti ini mengaburkan berapa profit yang sebenarnya diterima oleh para bidan. Pentingnya mengetahui berapa profit yang diterima adalah agar bisnis/klinik bidan yang sekarang ada dapat dikembangkan lagi, baik fasilitasnya, bahkan bisa juga membuka cabang atau “naik kelas” menjadi klinik besar atau rumah sakit bersalin.

Setelah sesi sharing berakhir, para bidan mendapat kejutan, yaitu software perencana keuangan bisnis dari AAM & Associates khusus untuk menghitung profit yang ingin didapat, pajak, pengaturan keuangan bisnis dan pengaturan keuangan pribadi! Semua bidan sangat antusias dan senang mendapatkan software ini, setelah dibuat kecewa oleh MC Ferly yang mengerjai para bidan ini mengatakan bahwa softwarenya hanya ada sepuluh 🙂

Tujuh kota telah dikunjungi selain Jakarta, yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Palembang, Makassar dan Pekanbaru menjadi pengalaman yang berharga bagi para bidan dan juga tim AAM & Associates.

 

Frisian Flag 2 - AAM Associates   Frisian Flag 4 - AAM Associates   Bidan Kasih - AAM Associates  Frisian Flag 5 - AAM Associates Frisian Flag 6 - AAM Associates  Frisian Flag 9 - AAM Associates Frisian Flag 10 - AAM Associates Frisian Flag 8 - AAM Associates Frisian Flag 3 - AAM Associates

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*